Sidomulyo, Lampung Selatan – Aksi Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) kembali marak terjadi di wilayah hukum Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, pelaku diduga berjumlah dua orang dan berhasil menggondol satu unit motor jenis Honda Beat warna hitam bernopol BE 5119 DY.
Kejadian tersebut berlangsung di halaman Mushola Al-Iman Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, saat pemilik kendaraan baru saja masuk memarkirkan kendaraannya menjelang sholat magrib pada. Jumat (13/02/2026) sekitar pukul 18:30 Wib.
Dari hasil keterangan saksi, terdengar suara kendaraan berkanalpot racing terdengar tidak jauh dari lokasi kejadian.
Tanpa rasa takut, diduga pelaku ikut sholat magrib berjamaah. Selanjutnya, belum usai rokaat akhir pelaku beraksi cepat membongkar kunci motor incaran mereka. Hanya dalam hitungan detik, motor milik korban berhasil dinyalakan, dan keduanya langsung kabur membawa hasil curian
Korban putri remaja berinisial KPR (19) megaku sangat terkejut ketika dirinya yang baru saja memarkirkan kendaraan kesayangannya tidak nampak di tempat semula.
Kepada warga sekitar, KPR (19) sempat kebingungan hingga akhirnya berteriak meminta tolong bahwa kendaraannya telah digasak maling, padahal motor miliknya sudah dikunci setang. Kejadian itu sontak membuat jamaah Mushola Al- Iman ikut panik, dan berupaya mengejar pelaku dari berbagai sudut lokasi.
Saat ini korban berencana melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sidomulyo.
Peristiwa ini menjadi alarm bahwa curanmor kembali merebak di wilayah hukum Kecamatan Sidomulyo. Pasalnya, Para pelaku tidak lagi pandang bulu, bahkan berulang kali beraksi di area parkir tempat ibadah yang notabene ramai.
Modus yang mereka lakukan pun terbilang rapi dan cepat, membuat korban tidak punya kesempatan untuk mengamankan kendaraannya.
Keresahan warga Sidomulyo kian memuncak. Mereka menilai aksi para maling motor semakin merajalela karena lemahnya pengawasan dan minimnya tindakan tegas.
“Sekarang parkir sebentar saja was-was, hampir tiap malam dengar informasi hilang motor,” ujar PU (42) salah satu warga Sidowaluyo.
Masyarakat menuntut aparat kepolisian untuk bergerak cepat memburu pelaku, mengungkap jaringan pencurian ini, serta memperketat patroli di titik-titik rawan curanmor.
Hingga berita ini di layangkan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian baik Polsek Sidomulyo, Polres Lampung Selatan.***
















