Viral.!!! Susu MBG Isi Belatung Dibagikan Kepada Siswa Salah Satu SD di Kecamatan Sidomulyo

banner 468x60

Lampung Selatan – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah ditemukannya minuman susu yang diduga telah terkontaminasi belatung dan diterima oleh siswa di SDN 1 Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (4/3/2026).

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, susu tersebut merupakan bagian dari paket MBG yang didistribusikan oleh dapur MBG Soleretno 2 yang berada di Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo. Temuan ini sontak menimbulkan kehebohan di kalangan wali murid setelah diketahui kondisi susu yang diterima anak-anak diduga sudah tidak layak konsumsi.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut saat mengetahui minuman susu yang dibawa pulang anaknya terdapat belatung di dalam kemasan. Ia pun mempertanyakan pengawasan terhadap kualitas makanan dan minuman yang disalurkan melalui program tersebut.

“Kami sangat khawatir. Ini diberikan kepada anak-anak sekolah dasar. Bagaimana bisa susu yang sampai ke siswa diduga sudah berisi belatung,” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 4 Maret 2026, di lingkungan SDN 1 Sukabanjar. Temuan ini kemudian memicu reaksi para wali murid yang meminta pihak terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap dapur penyedia MBG serta memastikan kualitas makanan yang didistribusikan kepada siswa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG Soleretno 2 maupun dari instansi pemerintah terkait di Kabupaten Lampung Selatan mengenai penyebab munculnya belatung dalam susu yang dibagikan kepada siswa tersebut.

Para wali murid berharap pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak pengawas program MBG segera turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh. Mereka menilai pengawasan terhadap keamanan pangan dalam program yang ditujukan untuk anak-anak harus dilakukan secara ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan publik mengenai standar pengolahan, penyimpanan, serta distribusi makanan dan minuman dalam program MBG. Masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap dapur penyedia guna memastikan seluruh makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar aman dan layak konsumsi

Sementara itu, pihak sekolah dikabarkan tengah melakukan pendataan terkait temuan tersebut dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti kejadian yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa. (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *