Lampung Selatan – Pemerintah Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kesehatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan kegiatan Posyandu Remaja, yang menjadi garda terdepan dalam edukasi dan layanan kesehatan preventif bagi generasi muda desa.
Kegiatan Posyandu Remaja yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Juni 2025, di Posyandu Kenanga, Dusun Kampung Sawah Desa Tanjung Baru ini tidak hanya melibatkan kader kesehatan dan remaja setempat, tetapi juga menggandeng unsur akademisi melalui kehadiran mahasiswi Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Al-Irsyad Kabupaten Cilacap yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa tersebut.
Dalam kegiatan ini, para Mahasiswi turut memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, pencegahan anemia, kesehatan reproduksi remaja, serta aspek kesehatan mental yang sering kali luput dari perhatian. Kehadirannya disambut baik oleh pemerintah desa dan masyarakat, yang melihat kolaborasi ini sebagai bentuk integrasi antara pengembangan SDM desa dan dunia pendidikan tinggi.
Kepala Desa Tanjung Baru, Helmi, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap sinergi lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program kesehatan remaja adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan desa.
“Kami di Pemerintah Desa Tanjung Baru menyadari pentingnya membina generasi muda sejak dini. Posyandu Remaja bukan hanya tempat cek kesehatan, tapi ruang edukasi dan pembinaan karakter. Kolaborasi dengan mahasiswi KKN menjadi langkah nyata dalam mewujudkan desa yang sehat dan berdaya saing,” ujar Helmi dalam sambutannya.
Sementara itu, salah satu mahasiswi, Nabila Nur Azizah menyatakan bahwa pengalaman di Desa Tanjung Baru memberikan wawasan berharga sekaligus memperkuat semangat pengabdian dirinya sebagai calon tenaga kesehatan profesional.
“Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari proses pemberdayaan remaja di Desa Tanjung Baru. Antusiasme remaja di sini sangat luar biasa, dan saya berharap edukasi yang kami berikan dapat menjadi bekal positif bagi mereka di masa depan,” tutur Nabila.
Kegiatan Posyandu Remaja ini menjadi bukti bahwa pemerintah desa di bawah kepemimpinan Helmi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Dukungan terhadap kegiatan yang berbasis edukasi kesehatan dan penguatan kapasitas remaja mencerminkan visi desa yang progresif dan inklusif.
Posyandu Remaja di Tanjung Baru kini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi telah berkembang menjadi platform strategis dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.














